PENGERTIAN DEPTH OF FIELD (DOF LUAS DAN SEMPIT)

PENGERTIAN DEPTH OF FIELD (DOF LUAS DAN SEMPIT)

MEMAHAMI TEKNIK FOTOGRAFI DEPTH OF FIELD

Depth Of Field (DOF)

Disebut juga kedalaman ruang atau zona ketajaman objek foto. Saat kamu membidik objek, kamu dapat memfokuskan pada salah satu bagian tertentu agar gambar terlihat lebih tajam atau fokus. DOF juga ditentukan oleh tiga faktor, yaitu aperture (bukaan lensa), focal length, dan jarak kamera dengan objek. DOF terbagi menjadi dua, yaitu DOF Luas dan DOF Sempit. Yuk simak penjelasannya.

 

DOF Luas

Disebut juga Deep Depth of Field karena memiliki ruang tajam yang dalam. Semua yang nampak pada hasil foto ini menunjukkan seluruh objek yang terdekat maupun terjauh dari kamera terlihat memiliki ketajaman rata. Biasa digunakan dalam fotografi landscape. Tips: gunakan lensa wide agar seluruh objek dalam foto dapat terlihat dan fokus, karena semakin lebar view semakin luas DOF-nya. Untuk pengaturan aperture pada DOF Luas yaitu pada bukaan kecil (angka besar) misalnya di antara f/5.6 sampai f/22 atau tergantung dengan kamera yang kamu gunakan. Jangan lupa gunakan tripod ya, karena aperture kecil membuat shutter lebih lama sehingga berisiko blur. 

 

DOF Sempit

Disebut juga Shallow Depth of Field. Buat kamu yang ingin fotomu terlihat bokeh atau backgroundnya sangat blur, cobalah menerapkan DOF sempit. Penggunaan DOF sempit membuat objek fotomu akan terlihat lebih fokus dan tajam. Biasanya memang cocok diterapkan untuk foto potrait. Tips: ubah pengaturan aperture pada bukaan besar (angka kecil) misalnya di antara f/1.8 sampai f/4.5 tergantung lensa yang kamu gunakan. Untuk memudahkan gunakan lensa fix 50mm biasanya di angka f/1.7, f/1.8 dan f/2. Untuk lensa standar biasanya sekitar f/3.5 sampai f/4.5. Semakin besar aperture (angka kecil) hasil fotomu akan semakin bokeh. 

 

Faktor-Faktor Penentu DOF :

  • Aperture (Bukaan Lensa)

         DOF sangat bergantung pada aperture. Semakin kecil nilai aperture (bukaan besar) maka DOF akan sempit dan fokusmu menjadi lebih tajam. Sebaliknya semakin besar angka aperture (bukaan kecil) DOF akan semakin luas dan fokusmu lebih rata antara objek utama dengan background

Contoh:

  • f/1.8 memiliki DOF lebih sempit dibandingkan f/2 (untuk lensa fix)
  • f/5.6 memiliki DOF lebih luas dibandingkan f/3.5 (untuk lensa standar kit)

 

  • Focal Length

         Semakin panjang focal length maka DOF semakin sempit begitupun sebaliknya. Contohnya pada lensa kit kamera DSLR 18-55mm dengan f/3.5-5.6 maka DOF terluas pada posisi lensa terpendek yaitu 18mm sedangkan DOF tersempit pada posisi 55mm. Semua tergantung dengan lensanya ya. Jika kamu ingin DOF sempit kamu bisa pilih lensa fix sedangkan jika ingin DOF luas kamu bisa gunakan lensa wide atau kit. 

 

  • Jarak Kamera dengan Objek

         Hampir sama dengan penjelasan focal length. Semakin dekat jarak objek maka semakin sempit DOF-nya begitupun sebaliknya. Akan tetapi disini yang lebih ditekankan adalah posisi kamu memotret, jika ingin memotret objek yang luas dan posisimu jauh dari objek sebaiknya kamu mendekat jangan mencoba zooming yang terlalu ekstrim jika ingin DOF luas  yang maksimal, karena akan terlihat banyak sekali bagian yang blur dan tidak jelas. Cobalah maju dan kurangi zooming, maka akan terlihat bahwa ruang yang tajam akan bertambah. 

 

Jika kamu ingin melengkapi lensamu tidak perlu repot-repot untuk beli, sewa saja di ASK, kami siap memenuhi kebutuhan fotografimu. Spesial buat kamu yang tetap mau berkarya, banyak Promo menarik lho! Tunggu apalagi  segera hubungi CS kami di 0851-0058-3696. Follow juga instagram kami @ayoksewakamera untuk mendapatkan tips dan ilmu fotografi lainnya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *